Home / Intermeso

Jumat, 22 Maret 2024 - 20:20 WIB

Generali Indonesia Luncurkan MCI Pro dengan Proteksi Inovatif Berdasarkan Fungsi Organ

(ki-ka) Manajemen Generali Indonesia Edy Tuhirman selaku CEO, Jutany Japit selaku Direktur dan Chief Operation Officer, serta Dr. dr. Vito A. Damay selaku praktisi dan edukator kesehatan saat sesi seremoni peluncuran MCI PRO.

(ki-ka) Manajemen Generali Indonesia Edy Tuhirman selaku CEO, Jutany Japit selaku Direktur dan Chief Operation Officer, serta Dr. dr. Vito A. Damay selaku praktisi dan edukator kesehatan saat sesi seremoni peluncuran MCI PRO.

JAKARTA – Cepat tanggap mengikuti perkembangan kesehatan dan sigap melihat tantangan yang dihadapi masyarakat, PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (Generali Indonesia) meluncurkan produk asuransi tambahan penyakit kritis, Multi-stage Critical Illness Protection atau MCI Pro.

Produk asuransi tambahan ini merupakan produk asuransi yang memberikan perlindungan penyakit kritis dan perlindungan terhadap beragam gangguan penyakit kritis hingga usia 85 tahun, serta mampu memberikan proteksi komprehensif dari mulai tahap awal hingga katastropik, dengan konsep proteksi unik organ-based coverage.

Peluncuran acara ini dihadiri manajemen Generali Indonesia, Edy Tuhirman (CEO), Jutany Japit (Direktur, Chief Operation Officer) dan Dr. dr. Vito A. Damay SpJP(K), MKes, AIFO-K, FIHA, FICA, FasCC sebagai praktisi dan edukator kesehatan serta Giovanni Finarelli Baldassarre selaku The Head of the Economic and Commercial Section of The Embassy of Italy pada Kamis, 21 Maret 2024 di Jakarta.

Penyakit kritis di Indonesia sendiri terus meningkat. Data terbaru mengungkapkan 8 penyakit yang paling menghabiskan biaya hingga puluhan triliun masuk dalam kategori penyakit kritis yakni jantung, kanker, stroke, gagal ginjal, hemofilia, thalassemia, leukemia, dan sirosis hati.

Berdasarkan tren klaim Generali Indonesia sendiri, klaim penyakit kritis di tahun 2023 mengalami peningkatan sebesar 32,35% dari sisi jumlah kasus, dan sebesar 34,16% dari sisi nominal klaim. Beberapa jenis penyakit kritis dengan kasus terbanyak adalah kanker payudara, gagal ginjal kronis, sumbatan pembuluh darah jantung dan serangan jantung, serta stroke.

Baca Juga :  SMA PGRI Blahbatuh Sukses Gelar Parisma Festival II

Berbeda dari perlindungan penyakit kritis lainnya, perlindungan MCI Pro memperkenalkan manfaat inovatif yang bukan berdasarkan diagnosa nama penyakit yang terdaftar dalam polis, namun perlindungan berdasarkan sistem dan fungsi organ sehingga memiliki perlindungan yang lebih luas. Hal ini mengingat semakin berkembangnya penyakit kritis dan bahkan diduga masih banyak penyakit kritis yang belum teridentifikasi.

Belum lagi kekhawatiran emerging infectious disease (EIDs) ­yang berarti munculnya penyakit baru pada suatu populasi, atau telah ada sebelumnya, namun meningkat dengan sangat cepat yang berpotensi menyebabkan kematian pada manusia dalam jumlah besar.

Di sisi lain, secara global, Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah mengkategorikan permasalahan kesehatan mencapai 68.000 jenis dimana sebanyak 6.172 jenis merupakan penyakit langka. Semua jenis penyakit baik penyakit menular maupun penyakit tidak menular dari keseluruhan kategori penyakit oleh WHO tersebut, berisiko menjadi penyakit kritis. Bahkan, para ahli telah memperkirakan lima penyakit baru pada manusia muncul setiap tahun.

Edy Tuhirman selaku CEO Generali Indonesia mengungkapkan, risiko penyakit kritis semakin besar baik di masa kini maupun masa depan dan masih berpotensi munculnya berbagai penyakit misterius baru. Untuk itu, perlu disadari bahwa perencanaan keuangan perlu disiapkan untuk mengantisipasi risiko finansial dari potensi penyakit yang menganggu sistem dan fungsi organ tubuh.

Baca Juga :  Seribuan Peserta Ramaikan Gebyar Yoga Bali Kuno

“Kami di Generali Indonesia memahami hal tersebut, dan inovasi MCI Pro hadir untuk melindungi keluarga Indonesia agar bisa lebih tangguh mempersiapkan masa depan. Produk asuransi tambahan ini juga hadir sebagai komitmen kami menjadi Lifetime Partner nasabah sekaligus dalam rangka mewujudkan visi enable people to shape a safer and more sustainable future by caring for their lives and dreams,” katanya.

Perlindungan asuransi tambahan MCI Pro melindungi 7 sistem organ tubuh yakni sistem kardiovaskular dan fungsi jantung, sistem dan fungsi hati, sistem dan fungsi ginjal, sistem pernapasan dan fungsi paru, sistem pencernaan, sistem sensorik, serta sistem syaraf dan fungsi neuromoskular. Selain itu, produk ini juga melindungi penyakit kanker, stroke, serangan jantung, terminal ilness dan komplikasi diabetes.

MCI Pro bisa didapatkan bersamaan dengan perlindungan jiwa BeSMART Lite atau BeSmart Link Ultima melalui aplikasi iPropose, dimana calon nasabah bisa langsung konsultasi online dengan ribuan agen profesional yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia untuk memilih kebutuhan proteksi, hingga melakukan pembayaran premi pertama secara online. “Prosesnya singkat, aman, dan terverifikasi,” imbuh Edy. (rls)

Share :

Baca Juga

Intermeso

Lighting Festival Semarakkan Akhir Tahun di Living World Denpasar

Intermeso

Peringatan Hari Kartini 2025 di Living World Denpasar

Intermeso

Seru! Ratusan Anggota Keluarga Besar Varash Ikuti “Varash Special Day” di Bali Zoo Park

Edukasi

Ayo, Hadiri DTIK Festival 2023 di Lumintang! Ada Banyak Agenda Menarik

Intermeso

Festival Wayang Dunia 2023 Diikuti Peserta dari Indonesia, China, dan Italia

Intermeso

Anggota BPD Se-Kabupaten Gianyar Pentaskan Drama Cak “Cupak Grantang”

Intermeso

Pendopo Gelar Lomba Fashion Show Anak di Living World Denpasar

Intermeso

RSUD Buleleng Sediakan Layanan Akupuntur, Hipnoterapi, Baby Spa, hingga Konsultasi Pengobatan Herbal