GIANYAR – SMA PGRI Plus Pariwisata Blahbatuh (Parisma) sukses menggelar Parisma Festival (Parfest) II. Acara serangkaian HUT ke-42 Parisma itu terlaksana dengan aman dan lancar. Parfest berlangsung 26 – 27 Mei 2023 di Lapangan Bengati, Banjar Tengah, Desa/Kecamatan Blahbatuh, Gianyar.
Kepala SMA PGRI Blahbatuh, I Made Pasek Wijaya, S.Sn, menyampaikan, Parfest digelar untuk pertama kali tahun 2019 lalu. Tahun ini merupakan penyelenggaraan yang kedua. “Jadi setelah berselang 4 tahun baru bisa dilaksanakan lagi,” ujar Pasek Wijaya saat ditemui Rabu 31 Mei 2023 di sekolah setempat.
Beragam kegiatan menyemarakkan gelaran Parfest II yang mengangkat tema “Bangkit dan Tumbuh Bersama dalam Harmoniā. Mulai dari jalan santai, color run party, senam, social band, seminar UMKM, modern dance, drama kontemporer, dan pentas musik.
“Serangkaian acara perayaan HUT Parisma kami juga gelar lomba futsal, lomba Tari Margapati dan Jauk Keras, lomba karaoke Pop Bali, hingga mereresik di Pura Puseh Desa Blahbatuh,” imbuh Pasek Wijaya.
Hadirkan Band Ternama
Pentas musik Parfest II selain menampilkan siswa, juga menghadirkan sejumlah band dan penyanyi ternama di Bali sebagai bintang tamu. Sejumlah penampilan hasil kreativitas siswa seperti tari kecak, drama kontemporer, modern dance, Sincosta Band, Depends Band, dan Wah Eka & Friends.
Adapun band-band ternama yang dihadirkan seperti Rocktober, Painful by Kisses, Kis band, Leeyonk Sinatra, Tadika Boys, dan Barong Boys. Beberapa performer lainnya juga ikut memeriahkan Parfest kali ini seperti Toklix Band, Afterschool Band, Baraka, Over My Head, dan Effortless Band.
“Melalui Parfest ini kami ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa kami masih eksis. Walau kami swasta, kami mampu menggelar hajatan festival cukup besar,” ujarnya.
Pasek Wijaya mengatakan, Parisma Festival tidak saja menjadi hiburan bagi segenap warga sekolah. Melalui event ini dapat menumbuhkembangkan kreativitas anak, memberi wadah dan kesempatan kepada anak-anak untuk berekreasi. “Dalam kegiatan yang dilaksanakan tentu ada nilai gotong royong, ketuhanan, nilai kreatifnya. Hal ini sesuai dengan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila,” jelasnya.
Pasek Wijaya juga mengharapkan Parfest dapat menjadi media promosi keberadaan sekolah kepada masyarakat. “Mudah-mudahan ketika masyarakat kenal lebih jauh dengan Parisma menjadi makin lebih sayang. Dan nantinya menyekolahkan putra-putrinya di sini. Kami swasta, mampu dan berani bersaing,” pungkasnya. (dbc)



Hadirkan Band Ternama











