Home / Peristiwa

Jumat, 3 Maret 2023 - 20:48 WIB

Antisipasi Flu Burung Clade Baru, KIE dan Biosecurity Sasar Pasar Unggas

Penyemprotan biosecurity dengan menyasar Pasar Burung Satria dan Pasar Kumbasari, Jumat (3/3/2023).

Penyemprotan biosecurity dengan menyasar Pasar Burung Satria dan Pasar Kumbasari, Jumat (3/3/2023).

DENPASAR – Pemkot Denpasar melalui Dinas Pertanian (Distan) menggencarkan upaya pencegahan penularan virus Influenza A (H5N1) clade baru 2.3.4.4b yang dikenal sebagai penyakit flu burung. Hal ini dilaksanakan dengan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) serta penyemprotan biosecurity. Upaya pencegahan ini menyasar Pasar Burung Satria dan Pasar Kumbasari, Jumat (3/3/2023).

Kepala Distan Kota Denpasar, AA Bayu Brahmasta, menjelaskan, langkah antisipasi pencegahan virus flu burung ini dilaksanakan sesuai dengan Surat Edaran Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kementerian Kesehatan RI, tentang Kewaspadaan Kejadian Luar Biasa Flu Burung Clade Baru. Untuk itu, Distan Kota Denpasar melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan mengambil langkah cepat dengan menggelar KIE serta penyemprotan biosecurity dengan menyasar unggas di Kota Denpasar.

Baca Juga :  Bupati Jembrana Luncurkan Trans Bahagia Transportasi Gratis Anak Sekolah

“Menindaklanjuti SE Kemenkes, kami mengambil langkah cepat untuk mengantisipasi penularan virus flu burung di Kota Denpasar. Dua lokasi sudah disasar yakni Pasar Burung Satria dan Pasar Kumbasari,” ujar Kadis AA Bayu Brahmasta didampingi Kabid PKH, I Made Ngurah Sugiri.

Lebih lanjut dia mengatakan, pelaksanaan KIE serta penyemprotan biosecurity akan digelar secara rutin dengan menyasar peternak, pengepul, dan pedagang unggas, baik itu ayam, bebek, maupun burung. Selain itu, turut diserahkan bantuan bahan biosecurity kepada para peternak, pengepul, dan pedagang. Sehingga diharapkan secara berkelanjutan dapat mencegah penyakit pada unggas secara mandiri.

Baca Juga :  Menko Luhut Targetkan Bulan Juni Tiga TPST di Kota Denpasar Beroperasi Penuh

“Kami imbau kepada peternak, pengepul dan pedagang agar senantiasa mengawasi unggasnya, serta rutin melaksanakan penyemprotan biosecurity, sehingga kesehatan hewan terjamin,” kata Bayu Brahmasta.

Dia juga mengimbau kepada masyarakat, peternak, pengepul dan pedagang agar senantiasa melakukan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Tak hanya itu, masyarakat diimbau melaporkan kepada Dinas Pertanian, Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan bila ada kematian unggas secara mendadak dan dalam jumlah yang banyak di lingkungannya. “Mari bersama-sama kita lakukan pencegahan serta selalu membudayakan PHBS, sehingga secara berkelanjutan dapat mencegah penularan kasus flu burung,” harapnya. (dbc)

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Malam Hari, Jokowi Blusukan ke Rumah Warga di Ubud

Ekbis

Jokowi Buka KTT G20 di Bali, Berharap G20 Terus Bekerja Hasilkan Capaian Konkret

Peristiwa

Sebulan Bertahan, Satu Lagi Korban Meninggal Akibat Kompor Mayat Meledak

Ekbis

Atasi Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg, Pemkot Denpasar Gelar Operasi Pasar

Dari Desa

Bersih-bersih Pantai Biaung Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Peristiwa

Tersesat di Gunung Batukaru, Dua Pendaki Berhasil Diselamatkan

Peristiwa

Bersama Pet Kingdom, Ratusan Anabul di Denpasar Berhasil Diberi Vaksinasi Gratis

Peristiwa

Sampah Kiriman Serbu Pantai Sanur, DLHK Kerahkan Puluhan Personel